Membuat Sensor Parkir Mobil Ala-Ala Menggunakan Arduino dan Sensor Ultrasonic HC-SR04

Ini merupakan pengembangan dari percobaan project belajar Arduino Dasar menggunakan Sensor Ultrasonic HC-SR04. Kalau mobil sampeyan adalah mobil jadul, vintage, retro seperti VW Kombi, VW Kodok, Mitsubishi Lancer, Daihatsu Ceria atau mobil jadul apapun yang belum di lengkapi sensor parkir, sampeyan bisa mengaplikasikan yang ada di artikel ini untuk membuat sendiri sensor parkirnya. Pokoknya mobil sampeyan bisa jadi canggih....bunyi tit...tit...tit...yang akan membantu sampeyan parkir, seperti mobil-mobil keluaran baru-lah.
Saya sih uji cobanya saya pasangin di mobil-mobilan baterai anak saya, biar dia kalo parkir gak nabrak tembok.

Eh, sebentar....mungkin sampeyan malah bertanya-tanya, sensor parkir itu seperti apa ya ? Sensor Parkir, pada prinsipnya adalah alat yang bekerja dengan prinsip dasar memberikan peringatan ketika mobil sudah terlalu dekat dengan obyek dibelakangnya (atau di depannya). Disini kita akan memanfaatkan fungsi dari Sensor Ultrasonic HC-SR04. Sensor Ultrasonic sebenarnya ada beberapa macam, termasuk sensor yang lazim terpasang pada mobil yaitu JSN-SR04T yang waterproof. Hanya saja karena ini ceritanya kita cuma praktek agar bisa memahami cara kerjanya, sementara kita gunakan sensor ultrasonic yang banyak dipasaran dan paling murah harganya...he..he..he.

Alat ini akan bekerja dengan menangkap pantulan sonar ultrasonic yang dipancarkan sensor dan memantul kembali setelah terkena halangan, entah itu tembok, tempat sampah, pohon atau benda apa saja. Semakin dekat jarak sensor dengan benda maka akan semakin besar frekuensi beep dari buzzer peringatan. Sehingga pada jarak yang kita tentukan nanti buzzer akan menyala terus menerus untuk memberi peringatan pada pengemudi.

Oke...langsung kita coba praktekkan saja ya biar semakin paham...

Di artikel ini nanti akan kita coba buat 2 macam Sensor Parkir. Yaitu Sensor Parkir sederhana hanya dilengkapi LED indikator tanpa display LCD dan Sensor Parkir dengan display LCD yang akan menampilkan berapa jarak yang terdeteksi oleh alat ini.
Sensor Parkir Tanpa LCD

Sensor Parkir dengan LCD

Komponen Yang dibutuhkan

Untuk membuat Sensor Parkir, berikut alat yang dibutuhkan:
  • Arduino Uno R3 atau Arduino Nano
  • Sensor Ultrasonic HC-SR04
  • LED Merah, Kuning, Hijau; masing-masing 1pcs
  • Resistor 220 Ohm 3 pcs
  • Buzzer 5v
  • Breadboard
  • Kabel Jumper secukupnya
  • LCD 16x2 with i2c, untuk percobaan sensor parkir dengan display

Skema

Untuk Sensor Parkir Sederhana tanpa LCD skema-nya seperti berikut ini:

Untuk Skema yang dilengkapi LCD 16x2 nanti hanya perlu menambahkan Kabel Jumper LCD16x2 I2C, SDA pada pin A4 untuk SDA dan SCL pada pin A5.
Selengkapnya bisa dilihat pada video di Youtube Channel Tatas JP dibawah ini.

Coding

Coding untuk Sensor Parkir sederhana kurang lebih seperti ini, monggo kalo mau dicoba copy paste

Dan untuk coding Sensor Parkir yang dilengkapi LCD 16x2, kurang lebih seperti ini:


Coding-coding diatas untuk jaraknya masih perlu diubah ya, karena saya buat jarak-jarak tersebut hanya untuk simulasi saja.

Misalnya jarak ini 10cm dan 30cm di dalam coding ini,

Karena pada situasi aslinya, jika kita masukkan jarak 10cm maka seperti yang di video saya di Youtube itu. Ketika sensor berjarak 10cm lalu LED merah menyala (dan pada display LCD muncul peringatan bahaya), faktanya ban serep mobil-mobilannya sudah mentok tembok 😂😁

Jadi silahkan diedit dan disesuaikan dengan kenyataan dan posisi pemasangan sensornya.

Lalu, powernya dari mana ? Untuk Power supply sampeyan bisa pakai baterai 9v atau power bank yang kabelnya di koneksikan pada Arduino di pin Vin (+) dan GND (-). Atau jika sampeyan paham wiring electrical mobil sampeyan maka sampeyan bisa jumper ke Accu dengan ditambah switch button untuk mengaktifkan alat ini hanya pas mau parkir saja.

Selamat mencoba

Post Navi

Post a Comment

0 Comments

Close Menu