Bagaimana Kalau Terlanjur Tertipu Whatsapp Kasir Palsu Yang Minta Kode Game Berbahasa Thailand ?

Mas bro sekalian, kalo dapat pesan WA dari saya yang mau pinjam uang....abaikan saja ya...WA saya lagi di hack nih...takutnya nanti nomor saya itu dipakai untuk minta-minta uang transferan ke teman-teman di Group Alumni
Begitu isi status teman saya di Facebook-nya. Eh ternyata dari sore sudah banyak teman-teman alumni yang di japri dimintai uang atau pinjam uang. Usut punya usut ternyata kejadian hack WA ini berawal dari sebuah pesan dari seseorang yang mengaku kasir Indomart (ada juga yang ngaku kasir Alfamart). Si kasir palsu ini (dalam pesan WA-nya) akan mengaku salah input nomor telepon, atau salah kirim link voucher game fishingo atau game online apa entah yang terkirim ke nomor korban.
Whatsapp Kasir Penipu
Disaat bersamaan, si penipu ini juga akan mengirimkan SMS dengan tulisan huruf Thailand dan kode nomor tertentu (sebenarnya OTP yang tersamarkan). Si penipu ini akan minta screenshot SMS tersebut.
SMS OTP Thailand
Ini trik penipuan social engineering yang sedang dicoba dimainkan oleh si penipu. Trik social engineering adalah trik memanipulasi korban (calon korban) untuk mengekspos data pribadi (dalam hal ini OTP Whatsapp). Tentang penipuan untuk meminta kode OTP (One Time Password) melalui WA dan tulisan Thailand ini untuk saat ini yang banyak terjadi baru sampai pada pengambil alihan akun Whatsapp. Mungkin teman saya yang akun WA-nya di hack ini niatnya baik, bermaksud menolong si kasir (palsu) Indomaret (atau Alfamart). Tapi implikasinya akun WA korban dalam sekejap akan berpindah tangan dan biasanya kemudian disalah gunakan. Salah satunya digunakan untuk meminjam uang dari teman-teman korban yang ada di kontak WA korban tersebut.

Mengenal Tanda Akun Whatsapp Dibajak

Ketika akun WA sampeyan berhasil dibajak (berpindah tangan) secara umum akun WA sampeyan tidak akan bisa sampeyan gunakan. Nah, bagaimana mengenali akun sampeyan sudah dibajak atau teretas atau diambil alih oleh si Penipu, adalah sebagai berikut:
  • Akun WA sampeyan mendadak logout atau keluar dengan sendirinya dari aplikasi WA di perangkat seluler sampeyan.
  • Pesan terbaca dengan sendirinya (centang 2 biru) meskipun sampeyan belum pernah membuka pesan yang masuk itu.
  • Ada pesan yang terkirim ke teman yang ada dikontak tanpa sepengetahuan sampeyan, seperti kasus teman saya ini yang tiba-tiba kirim pesan japri masal dengan modus pinjam uang. Jadi jika sampeyan tidak merasa kirim pesan (pinjam uang) tersebut maka patut dicurigai akun WA sampeyan sudah teretas.
  • Whatsapp Web tiba-tiba aktif (online). Untuk mengecheck apakah WA Web sampeyan digunakan orang lain (dibajak) atau tidak, klik ikon 3 titik di pojok kanan atas tampilan. Kemudian pilih dan lihat di Whatsapp.
Infografis detikNet


Mengambil Alih Akun Whatsapp Yang Di Bajak

Kalo akun Whatsapp sampeyan terlanjur dibajak, karena sampeyan tertipu chat kasir tersebut, sampeyan masih punya peluang untuk merebut kembali akun Whatsapp sampeyan itu. Asal kartu SIM nomor Whatsapp tersebut masih aktif sampeyan gunakan (belum non aktif atau habis masa tenggangnya.

Caranya, uninstall aplikasi Whatsapp di hape sampeyan lalu install ulang. Pada saat install ulang aplikasi Whatsapp, sampeyan akan menerima SMS verifikasi persetujuan aktivasi. Masukkan 6 digit angka verifikasi yang sampeyan terima tersebut, maka akun Whatsapp yang dibajak si kasir palsu akan logout secara otomatis dari perangkatnya.

Dengan demikian akses akun Whatsapp sampeyan akan kembali dalam penguasaan sampeyan.

Langkah Pencegahan Agar Akun Whatsapp Tidak Terbajak

Sebagai tindakan pencegahan agar akun sampeyan tidak terbajak oleh penipu yang tidak bertanggung jawab dan memanfaatkan akun Whatsapp sampeyan untuk melakukan penipuan yang lain, sampeyan bisa mengaktifkan fitur keamanan Two Step Verification. Dengan fitur keamanan ini pembajak (penipu) yang ingin mengambil alih akses akun Whatsapp sampeyan akan diminta untuk memasukkan PIN two step verification, sehingga akan sulit untuk membajak akun Whatsapp sampeyan.

Begini cara mengaktifkan fitur Two Step Verification di Whatsapp;
  • Klik di Ikon tiga titik pojok kanan atas aplikasi Whatsapp di smartphone sampeyan.

  • Pilih menu Setting, masuk ke pengaturan Account.

  • Pilih Two Step Verification

  • Sampeyan akan diminta Whatsapp untuk Verifikasi 1 dengan menggunakan PIN, klik  button (tombol) Enable di bagian bawah.
  • Buat PIN dengan memasukkan 6 digit angka sesuai yang sampeyan inginkan. Hindari penggunaan kombinasi nomor ponsel atau tanggal lahir. Pokoknya kombinasi nomor yang sampeyan akan selalu inget.

  • Selanjutnya, Verifikasi 2 dengan memasukkan alamat email yang terintegrasi dengan akun Whatsapp. Ini berguna jika nanti sampeyan ingin mengganti PIN.

  • Klik Done...selesai. Fitur Two Step Verification Whatsapp sampeyan sudah terpasang.
Satu lagi cara yang paling efektif untuk menangkal percobaan pengambil alihan akun Whatsapp atau akun apapun termasuk Gojek, Grab, OVO atau menangkal penipuan kode BRIVA seperti yang pernah saya tuliskan adalah JANGAN PERNAH MEMBERITAHUKAN kode-kode angka (OTP) yang sampeyan terima kepada siapapun.

Ingat ya kepada siapapun....sekalipun itu Presiden RI yang minta

Berhati-hatilah...
Post Navi

Post a Comment

0 Comments

Close Menu