Sekilas Tentang Arduino Uno | Board Terbaik Untuk Memulai Belajar Tentang Mikrokontroler

Apa itu Arduino ? Pertanyaan ini mungkin ada di benak sampeyan yang awam dengan segala hal yang berbau teknik dan lain-lain. Kalo sampeyan sedang ingin mengajarkan tentang dunia robotik pada anak sampeyan, maka sampeyan mesti mulai belajar lebih dulu tentang teknik, hardware dan softwarenya dulu.
Seperti saya ini yang sedang mencoba belajar mengerti dan memahami....

Sampeyan mau ikut saya....yuk mari kita Just Practice....

Di artikel ini saya akan coba mulai menuliskan apa itu Arduino Uno. Jenis Arduino sebetulnya ada banyak, tapi karena katanya yang paling bagus untuk mulai belajar Ngoprek Arduino itu adalah Arduino Uno, maka saya coba tuliskan apa yang saya baca tentang Arduino Uno.

Arduino Uno adalah sebuah board mikrokontroler berbasis ATmega328. Board ini memiliki 14 pin input dari output digital dimana 6 pin input tersebut dapat digunakan sebagai output PWM dan 6 pin input analog, 16 MHz osilator kristal, koneksinUSB (model port printer), jack power 3v - 12v, ICSP header dan tombol reset.
Untuk daya pengoperasiannya, board Arduino Uno ini hanya perlu dihubungkan ke baterai 9v (kotak) atau dengan adaptor DC berdaya 12v. Atau bisa juga disambungkan ke komputer menggunakan kabel USB port Printer.

Penggunaan Board Arduino Uno

14 pin digital Arduino Uno bisa digunakan sebagai pin input atau output dengan menggunakan kode fungsi pinMode(), digitalRead() dan digitalWrite() dalam pemrograman Arduino. Masing-masing pin membutuhkan daya 5v dan bisa menyediakan atau menerima arus maksimum 40mA, dilengkapi internal pull up resistor 20 - 50KOhms yang bisa terputus secara default.

Diluar ke 14 pin tersebut, ada beberapa pin yang secara spesifik berfungsi sebagai berikut:
  • Serial pin 0 (Rx) dan pin 1 (Tx): pin Rx dan Tx digunakan untuk menerima dan mentransmisikan serial data TTL. Pin-pin ini terkoneksi dan menghubungkan ATmega328P USB dengan TTL serial chip.
  • External Interrupt pin 2 dan 3: pin-pin tersebut dapat dikonfigurasikan untuk men-trigger fungsi Interrupt pada nilai yang rendah. Memungkinkan untuk peningkatan, penurunan ataupun untuk mengubah nilainya.
  • PWM pin 3, 5, 6, 9 dan 11: pin-pin ini menyediakan 8 bit PWM output dengan menggunakan program fungsi analogWrite().
  • SPI pin 10 (SS), 11 (MOSI), 12 (MISO) dan 13 (SCK): pin-pim ini digunakan untuk komunikasi SPI.
  • In-built LED Pin 13: pin ini menghubungkan LED built in. Pada saat pin 13 HIGH - LED akan menyala dan ketika pin 13 LOW, LED akan mati

Seiring dengan 14 pin digital, ada 6 pin input analog, dimana masing-masing menyediakan 10 bit resolusi, yaitu 1024 nilai yang berbeda. Pin-pin tersebut mengukur dari 0 sampai 5v tetapi batas ini bisa ditingkatkan dengan menggunakan AREF pin dengan kode fungsi analog Reference()

Analog pin 4 (SDA) dan pin 5 (SCA) juga digunakan untuk komunikasi TWI menggunakan Wire Library. PAda Arduino Uno terdapat sepasang pin dengan fungsi sebagai berikut:
  • AREF: Digunakan untuk menyediakan tegangan untuk input analog dengan kode fungsi analogReference()
  • Reset Pin: berfungsi untuk mereset mikrokontroler dengan memasang kabel jumper antara pin reset dan GND

Coding dan Pemrograman Arduino

Dalam melakukan Coding dan Input Program ke Board Arduino adalah bahasa pemrograman C yang sudah di sederhanakan dan dilengkapi Library sehingga mempermudah pemrograman Arduino. Untuk melakukan pemrograman Arduino diperlukan Software khusus Arduino IDE yang bisa di download gratis di Website Arduino. Jika sampeyan pakai laptop atau PC, sampeyan bisa mendownload software tersebut dengan mengakses www.arduino.cc.

Selain dengan menggunakan PC atau laptop, untuk membuat program perintah Arduino, sampeyan bisa memakai Smartphone Android. Jika sampeyan pakai Smartphone, maka aplikasi yang bisa dipakai untuk membuat, mengubah atau input program di board Arduino adalah ArduinoDroid.apk. Aplikasi ini bisa sampeyan download di Play Store untuk android...dan gratis. Walaupun ya karena gratisan maka yang sabar kalo banyak iklan yang lalu lalang saat menggunakan aplikasi ini.

Setidaknya sih aplikasi AndroidDroid itu cukup membantu dalam edit, input dan membuat coding program sederhana. Mengingat tampilan aplikasi di Smartphone dengan software IDE di PC agak berbeda dan tulisannya yang kecil-kecil, sehingga agak ribet juga karena sampeyan akan sering scroll atas-bawah untuk melihat coding yang mau sampeyan input.

Penerapan

Dengan menggunakan Arduino banyak peralatan otomatisasi yang bisa dibuat. Mulai dari peralatan sederhana seperti kunci pintu yang modern pakai kartu, sidik jari dan sebagainya sampai dengan kontrol Smart home yang canggih yang bisa mengontrol semua lampu, peralatan rumah tangga hingga sistem monitoring keamanan rumah. Mesin-mesin produksi yang berbasis robotik dan otomatisasi juga bisa dibuat dengan Arduino.

Untungnya Arduino ini merupakan sistem yang Open Source sehingga sampeyan, saya dan siapapun yang ingin menggunakan sistem ini boleh menggunakannya dengan gratis.

Jadi, bagaimana....apakah sampeyan tertarik bergabung menggerakkan inovasi untuk kemajuan Indonesia ?

Atau sampeyan tetap akan sibuk menghabiskan waktu sampeyan dengan kasak-kusuk dan bisik-bisik tetangga yang unfaedah ?

Itu pilihan sampeyan...

Post Navi

Post a Comment

0 Comments

Close Menu